Apa yang kamu tertawakan?

  •  Februari 25, 2021


Apa yang kamu tertawakan?

Evolusi memberi kita kelenturan otot-otot wajah yang mengekspresikan keadaan astral kita yang tinggi. Karena tawa itu sangat universal dan demokratis, pertanyaan yang tersisa adalah yang paling mendasar: dari mana datangnya begitu banyak rahmat?

Baca lebih lanjut:

Inspirasi Cahaya Cemerlang - Inspirasi Terbang Adalah Yang Harus Kita Pelajari
Memulai dari awal - Tumbuh dewasa menghadapi perubahan hidup dengan senyuman

Penelitian telah membuktikan bahwa tertawa itu baik untuk kesehatan Anda. Beberapa mengklaim bahwa kita masih tersenyum dalam kehamilan, dan sejak usia dini kita mengerti artinya. Misalnya, pada usia 10 bulan, seorang bayi dapat mensimulasikan senyum untuk orang asing sambil memegang tawa tulus untuk ibunya nanti.


Untuk membenarkan keberadaannya, kita harus mengerti mengapa kita tersenyum. Satu tujuan jelas bersifat sosial. Lagipula, senyum kita yang paling tulus terjadi ketika kita berbagi; baiklah, baiklah. Ketika dimasukkan dalam konteks sosial, banyak orang menggunakan tindakan tersenyum sebagai manuver untuk mempengaruhi situasi.

Tapi senyum palsu tidak selalu bekerja sesuai rencana. Ini karena ini adalah ungkapan yang sangat sulit untuk disimulasikan.

Bagi kita manusia, senyum asli terdiri dari fleksi dua otot wajah, zygomatik yang lebih besar, yang membawa sudut mulut, dan orbicularis orbicular, yang melingkari mata. Yang pertama kami berhasil melenturkan tanpa masalah. Yang kedua adalah disengaja, yang berarti bahwa hanya emosi yang dapat menggerakkannya. Inilah tepatnya artinya "tersenyum dengan mata Anda."


Senyum yang sebenarnya secara ilmiah disebut "senyum Duchenne." Ini merupakan penghormatan kepada ahli anatomi Perancis Guillaume Duchenne, yang untuk pertama kalinya secara akurat menggambarkan stimulasi otot-otot wajah yang disebabkan oleh ekspresi emosi. Lain kali Anda bertemu Duchenne otentik, cocokkan. Anda akan melihat itu sangat berharga.

Apa yang kamu tertawakan?

Ketika mata tidak berpartisipasi, mudah untuk melihat bagaimana senyum itu palsu

KASIAN KAMU YA || MARI KITA TERTAWAKAN!!! (Februari 2021)


Direkomendasikan