Perasaan di atas piring

  •  Februari 28, 2021


Diet vegetarian adalah pilihan generasi baru. Yang juga merupakan yang paling tertekan dalam sejarah. Apakah ini terkait? Sebuah studi baru mengatakan ya.

Baca lebih lanjut:

Ringan dan praktis - Lihat cara membuat roti lapis vegetarian yang lezat
Mari kita coba - Vegetarisme aman untuk semua orang

Tidak ada kekurangan pujian untuk diet vegetarian.


Tetapi sebuah penelitian baru menunjukkan bahwa tidak makan daging dapat membuat kita depresi.

Pekerjaan itu dilakukan oleh School of Social and Community Medicine (Inggris).

Juga berpartisipasi dalam Institut Nasional Penyalahgunaan Alkohol dan Alkoholisme (Amerika Serikat).


Survei ini menganalisis data dari sensus bahasa Inggris.

Dan itu termasuk sekitar 10.000 suami dari pasangan hamil.

Semua orang mengidentifikasi preferensi makanan mereka.


Hanya 350 yang mengaku sebagai vegetarian.

Data kemudian dibandingkan dengan Skala Depresi Pascanatal.

Hasilnya, vegetarian mengungkapkan skor di atas ambang minimum.

Hubungan kausal itu terbukti, tetapi para peneliti tidak mengklaim bahwa menjadi vegetarian menyebabkan depresi.

Sebaliknya, mereka menyarankan hubungan antara diet nabati dan kesehatan mental.

Teorinya adalah bahwa vegetarian menerima lebih sedikit nutrisi yang ditemukan dalam daging merah.

Khususnya vitamin B12.

Kekurangan ini dapat berkontribusi pada timbulnya gejala depresi.

Banyak pasien dengan gangguan mental memiliki kekurangan nutrisi tertentu.

Termasuk asam lemak omega-3 dan vitamin B-kompleks.

Studi ini dipublikasikan di Jurnal Gangguan Afektif.

Dan itu tentunya sudah menimbulkan banyak keraguan.

Bagaimanapun, kelompok yang dianalisis kecil dan terlalu kecil.

Dan kita juga tahu bahwa vegetarianisme aman untuk semua orang - baca lebih lanjut di sini.

Berita ini layak untuk dicatat bagaimana makanan dan perasaan terkait erat.

26 ATURAN ETIKET YANG HARUS ANDA KETAHUI (Februari 2021)


Direkomendasikan